Buku ini disusun sebagai wujud kontribusi akademik dalam memperkuat pemahaman tentang peran strategis Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) sebagai fondasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan ibadah haji yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Melalui buku ini, penulis berupaya mengintegrasikan perspektif manajemen pelayanan publik, teknologi informasi, serta nilai-nilai dakwah dan pelayanan umat, guna menjawab tantangan kompleksitas pengelolaan haji di Indonesia. SISKOHAT tidak hanya dipahami sebagai perangkat teknologi, tetapi juga sebagai instrumen kebijakan dan manajemen yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan, akurasi data, serta perlindungan hak-hak jemaah haji. Penulis menyadari bahwa dinamika regulasi, perkembangan teknologi digital, serta kebutuhan jemaah yang terus berubah menuntut adanya pembaruan dan pengembangan berkelanjutan. Oleh karena itu, buku ini masih terbuka terhadap penyempurnaan melalui kritik dan saran yang kons...
Hira tumbuh sebagai anak yang terlalu banyak memperhatikan dan terlalu sedikit bicara. Di tempat di mana rasa ingin tahu dianggap gangguan, ia belajar bahwa diam adalah cara paling aman untuk bertahan. Masa kecilnya tidak ditandai oleh satu tragedi besar, melainkan oleh hal-hal kecil yang berulang: larangan tanpa penjelasan, tatapan yang terlalu lama, dan kesunyian yang dipelajari sebagai perlindungan. Ingatannya hadir dalam potongan-potongan—sebagian terasa dekat, sebagian lain seolah disimpan terlalu jauh. Novel ini tidak berkisah tentang kehancuran yang tiba-tiba, melainkan tentang retakan-retakan psikologis yang tumbuh perlahan, membentuk cara seseorang melihat dunia, orang lain, dan dirinya sendiri. Sebuah psychological thriller sunyi, di mana ketegangan lahir dari ingatan yang tidak utuh dan bahaya justru muncul ketika segalanya tampak tenang. Karena tidak semua yang retak langsung pecah. Sebagian tetap berlayar—hingga suatu hari, diam tidak lagi cukup untuk menahan semuan...